Senin, 02 Maret 2009

PERBANDINGAN TEKNOLOGI DIGITAL DAN ANALOG


PERBANDINGAN TEKNOLOGI DIGITAL DAN TEKNOLOGI ANALOG

Teknologi adalah ilmu tentang seni dan keahlian, dimaknai sebagai proses penciptaan alat atau mesin oleh manusia yang digunakan sebagai sarana untuk menghasilkan penguasaan dan pengetahuan bahan – bahan yang ada di lingkungan sekitar. Dari tahun ke tahun teknologi mengalami kemajuan, khususnya perkembangan teknologi analog ke teknologi digital. Di jaman sekarang pemakai teknologi analog mulai beralih ke teknologi digital. Teknologi digital lebih menghemat waktu dan juga menghemat tenaga walaupun teknologi digital menghabiskan biaya yang lebih mahal. Dalam hal biaya tentunya semua teknologi yang berbau digital lebih mahal jika dibandingkan dengan teknologi analog, selain itu dengan teknologi digital hanya dengan sekali menekan tombol, maka kita bisa mendapatkan apa yang kita perlukan.

Teknologi digital kini sudah dapat dinikmati hampir di semua produk yang ada di sekitar kita. Mulai dari kamera, televisi, telepon, sampai mesin cuci. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan digital sendiri? Lalu, mengapa harganya cenderung lebih mahal?
Jika sebuah perangkat elektronik ataupun mekanik dikatakan bahwa telah dilengkapi dengan teknologi digital, maka perangkat tersebut memiliki sebuah IC (integrated circuit) khusus yang telah terprogram atau memiliki karakteristik tertentu. IC ini juga biasa disebut dengan microcontroller. Sehingga pada saat seorang user menggunakan alat tersebut akan menjadi lebih mudah dan sederhana.

Merancang sebuah komponen digital tidak mudah. Selain ada proses penambahan IC, IC-nya sendiri masih harus diprogram sehingga pembuatan perangkat digital memang dianggap lebih sulit. Hal inilah yang mengakibatkan perangkat digital lebih mahal dari perangkat biasa. Selain itu, dalam perangkat digital selain IC biasanya melibatkan beberapa sensor yang cukup sensitif. Semakin tinggi nilai sensitivitas dan daya jangkaunya, maka perangkat tersebut dapat menjadi lebih mahal.


Contoh perbandingan teknologi analog dengan teknologi digital pada televisi:

TV analog adalah TV yang menerjemahkan sinyal menggunakan gelombang radio, lalu pemancar TV akan mengirimkan gambar dan suara melalui gelombang radio, dan akan diterima oleh antena di rumah, lalu diterjemahkan menjadi gambar yang biasa kita tonton. Sedangkan yang dimaksud TV digital yaitu sinyal yang digunakan adalah sinyal digital yang dikirim melalui kabel dan satelit, juga menggunakan transmisi radio. Perbedaannya, kalau pada teknologi analog gambar dan suara diubah menjadi gelombang radio, maka teknologi digital mengkonversi suara dan gambar menjadi data digital yang terdiri dari angka 1 dan 0. Dengan teknologi digital ini, dalam gambar yang ditampilkan memiliki kualitas warna yang lebih natural dan resolusi yang lebih baik, tidak akan pecah atau turun kualitasnya sekalipun gambar yang ditampilin mamakai layar yang besar. Desain dan implementasi sistem siaran TV digital terutama ditujukan pada peningkatan kualitas gambar. TV digital memungkinkan pengiriman gambar dengan akurasi dan resolusi tinggi.



ADITYA KURNIAWAN
153060218

0 komentar:

Poskan Komentar